Rabu, 09 Desember 2009

for someone T.T

kenapa kamu off tiba" ga bilang" ??

maaf klo gara" aku...

maaf klo km tersinggung ..

sumpah, aku ga bermaksud apa"..

n aku seneng klo bisa deket sm kamu, lovely.. I am swear..

aku selalu berharap kepribadian kita gak berbenturan..

aku selalu berharap kita bkal cocok :)

n aku selalu berharap "hari" itu akan tiba..

please, jangan menjauh dari aku..

karena aku udah nunggu kamu..

SETAHUN lamanya..

I love you so much, dear..


kissbye,


Sushmita

Sabtu, 05 Desember 2009

love.letter

pesan itu, hanya baik singkat yang aku kirim kala jenuh melanda..

tak kunjung kau balas..

hingga suatu hari, kau membalasnya..

dan seluruh perhatian yang juga engkau beri padaku..

dan membuat aku melayang.

kau tak banyak berubah..

masih seperti yang dulu...

aku tak bisa membayangkan bahagianya diriku saat kau kembali ke kehidupanku.

dan, aku tak berhenti berharap..

suatu hari nanti kau akan jadi milikku..

my lovely..

maaf karena saat itu aku tak membalasnya..

karena suatu keadaan yang tak memungkinkan..

dan ketahuilah,

setiap saat aku selalu memikirkanmu

karena kau yang selalu ada di hatiku

Sabtu, 17 Oktober 2009

Said : "Aku sungguh meridukanmu"

Blog ini aku tulis berulang - ulang kali. Hmm.. gimana yaa... Ide sih ada. Cuma, buat merangkai kata susah bgt . Jadi, maaf kali ini aku ga nulis pake bahasa dan kata" indah yang formal .
Hari ini memaksa aku untuk mengingat masa lalu. Why ? Karena tadi siang 'dia-yang-pernah-singgah-di-hati' , sebut saja didy. ngajak aku chatting. Ah..dia masih seperti yang dulu. Gaya bahasanya,sifatnya yang rada cuek, dan wajahnya (yang aku lihat di fotonya) . Tak ada yang berubah.
Back to 1 year ago. Saat itu, aku masih kelas 3 SMP. Masih bisa dibilang cupu dan pemalu (mungkin). Dan saat itu aku masih sangat labil. Gampang menerima dan gampang melepas . Seperti atom radioaktif yang tidak stabil . Masa lalu, saat aku selaaallluuuu memikirkan dia. Siang dan malam. hanya dengan memikirkan dia, bisa membuat aku senang dan lupa akan kesedihan. Aku kenal dia di tempat les. Aku ingat sekali, saat itu aku selalu mencari tempat duduk di tepat di depannya. Selalu. Minimal harus dekat dengan dia. Harus !! Begitulah aku. Aku selalu ingin dekat dengannya. Aku ingat, dulu ia pernah mengambilkan tip-ex q yg jatuh di antara kursi yang sempit dan tanganku sampe kejepit gara" mau ngambil . Aku senang bngt !! Aku ingat . Dimana saat itu dia ngasi aku selembar kertas (sebenernya pas itu ada temenku juga, jadi dia ya ikutan juga, dan sempat jadi rival q) dan minta aku nulis nama, alamat FS (jaman doeloe bgt), dan...... "Eh, sama no. hp yaa" itu yang dia bilang. Well, aku cuma cerita tentang pengalamanku. Aku ga akan cerita tentang gimana aku sama rivalku pas itu , yang sempat sedikit merusak cerita yang indah . Dia ('dia-yang-pernah-singgah-di-hati') bilang "hari sabtu jam 7 SMS aku ya". Wow, gak kebayang gimana senengnya aku pas itu. Setiap hari aku selaluuu mikirin itu. Hari sabtu...cepatlah...hari sabtu.... Tapi karena aku gak sabar, sebelum hari sabtu aku sms dia "Ini didy ya?". Dia bales "Ya. Knapa ? Kangen ya sama aku ?". Wew... Aku bales aja "Kalo ya knapa ?" . Dia bales...... "Kalo ya. Brarti sama donk.. Hari senin kan ktemu..." . Waaaa.... Aku seneng bgt dia blng gt.... :)) Sering waktu, aku tambah sering SMSan sama dia. Dia selalu buat aku berbunga - bunga dengan 'kata-kata mutiara' yang dia bilang ke aku. Singkat cerita, sejak saat itu, aku tambah dket sm dia. Status : 'In an open relationship'. Aku ingat, dulu dia pernah minjem cttan les q . Dan pernah pada suatu hari, ada suatu berita, aku lupa masalah apa, yang jelas dia sempat bkin aku kecewa. Aku langsung pergi ninggalin dia pas pulang les (gak spt biasanya). Beberapa hari kemudian , aku baru tahu dari temenku kalo pas itu dia sempet nanyain aku k tmen q . "Knapa dia ?" . Aku baru tau..
Seperti yang sudah aku bilang sebelumnya. Aku seperti atom radioaktif yang sangat tidak stabil saat itu . Dengan mudahnya orang spesial lain masuk ke dalam kehidupanku. Dan entah kenapa perasaan ini juga nyangkut ke dia. Inilah kebodohanku. Karena terpaut oleh orang baru ini, jadinya aku semakin jauh sama didy. Aku pernah cuekin SMS dari dia. Inilah awal dari berakhinya cerita indah itu. Mungkin lama - kelamaan didy juga merasa terlalu jauh danganku , saai akhirnya loss contact sama sekali sama aku. Sampai alhirnya aku tahu kalau orang baru ini ternyata sudah ada yang punya. Aku cuma bisa nangisin semuanya... Kesalahanku, dan kebodohanku . Kalo aku ga nyuekin didy karena kepincut sama orang baru itu, dan buat dia merasa jauh, mungkin 'in an open relationship' bisa jadi 'in a relationship'.
Malam ini, malam yang indah bertabur bintang. Aku menatap langit dari atas balkon. Dan terbayang semua kenangan itu. Kisah indah yang hampir sempurna. h-a-m-p-i-r . Dan sekarang aku ga pernah lagi ketemu didy. Hati ini berkata, aku sangat rindu kepadanya. Dan aku ingin kembali lagi ke masa lalu itu, untuk memperbaiki kesalahanku itu. Jikalau saja ada kesempatan yang jatuh dari langit.

Dan, satu - satunya yang ingin aku sampaikan padanya : "Aku sungguh merindukanmu."

Senin, 21 September 2009

X.3


X.3. Mungkin saya tidak pernah menyangka akan menjadi bagian dari kelas ini. Pertama memasuki kelas ini, yaitu pada tanggal 18 Agustus 2009 , sekitar pukul 06.40. Semua terasa asing bagi saya. Saya tidak punya teman. Dan jujur, saya tidak betah. Namun lama - kelamaaan, saya mulai bersosialisasi, dan sedikit banyak mulai mengenal teman - teman baru saya. Saya senang mereka menghargai saya. Dan sayapun menghargai mereka. Kelas ini penuh dengan keceriaan, tawa, canda, dan kekompakan. Kelas kami pernah kompakan remidi (kecuali 1 orang yang tidak). Kelas kami pernah dipuji guru karena bersih, taplak meja dan vas lengkap tersedia, dan canang sudah dihaturkan. Kelas yang penuh kekompakan karena ditengah kepanikan saat gempa berkekuatan 6,4 SR mengguncang, kita sempat - sempatnya berfoto - foto ria. Sayaa berharap kekompakan dan keceriaan ini tidak akan berakhir. Tidak ada perselisihan dan permusuhan diantara kami. Walaupun ada saja beberapa orang yang bertingkah kurang menyenangkan. Semoga X.3 tetap menjadi yang terbaik. X.3 is the best !!


Kamis, 17 September 2009

Kepada siapa saya berbagi ?

Kali ini saya akan mengeluarkan pikiran saya melalui tulisan - tulisan ini. Ini adalah sebuah cerita tentang teman saya, yang dibilang cukup....ah, tidak.... sangat menyebalkan!! Sebelumnya, saya akan mendeskripsikannya. Kesan pertama melihat dia, mungkin orangnya baik, polos, kalem, tidak pernah marah,dsb. Namun lama-kelamaan, dia mulai kurang ajar pada saya. Hal yang pertama kali membuat saya tidak suka dengannya adalah, tangannya tidak bisa diam. Selalu menggamit tangan saya. Bahkan, saking tidak bisa diamnya, tangannya kerap kali memegang "bagian belakang" saya, yang mebuat saya merasa sangat jijik ! Saya mulai mengeluarkan ekspresi jutek karena kesalnya. Namun sepertinya ia tidak peka. Bahkan meminta maaf-pun tidak pernah.
Tidak berakhir sampai disana. Ia seakan tidak memberikan saya kebebasan untuk bergerak. Saat itu saya sedang ngobrol - ngobrol dan jalan-jalan ke sekeliling sekolah dengan teman - teman dekat saya. Tiba - tiba ia berkata "Sushmita, kamu mau kemana ?" Saya jawab "Mau jalan-jalan sama mereka." Eh, dengan nyolotnya ia berkata "Addduuuhhhh.... Aku capek. Ke kelas aja dah yuk!" Karena ia nyolot, aku nyolotin aja balik!! Aku bilang "Gak mau. pokonya aku mau jalan-jalan sama mereka!!" Saya kesal sekali saat itu. Berani sekali ia mengatur kehidupan saya. Saya sangat tidak suka akan hal itu. Saya kerap diperlakukan seperti itu dengannya. Seakan saya harus menuruti kemauannya. Saya sangat kesal. Kesal beribu kesal. :(
Ia juga pernah memaksa saya untuk mengikuti salah satu klub pelajaran di sekolah yang akan ia ikuti, dengan alasan yang sangat KLASIK : agar ia ada teman yang menyertainya untuk ituk bergabung di klub itu. Saat iu saya sudah bergabung di ekstrakulikuler lain. Dan saya sudah pernah mengatakan komitmen saya untuk tidak mengikuti lebih dari satu ekstrakulikuler, karena saya lebih mementingkan nilai-nilai akademis saya. Singkatnya, saya menolak ajakannya. Eh, dia nyolot lagi !! Dia bilang "biiihhhhh~~" dengan muka cemberut dan ekspresi sok imutnya !! :( Jujur, saya tersinggung. Orang tua saya saja tidak pernah memaksa saya untuk ikut ini...ikut itu...pilih ini...pilih itu... Lalu dia siapa? Dia bukan siapa - siapa saya !! Dan dia tidak ada hak untuk memaksa dan mengatur kehidupan saya.
Tak hanya itu. Suatu hari, saat ada ulangan di salah satu mata pelajaran di kelas. Saat itu, ada satu soal terakhir yang bisa dibilang sangat membingungkan. Saya berusaha mengerjakannya dengan kemampuan yang saya miliki. Setelah selesai, ia meminta saya untuk meminjamkan lembar jawaban saya (karena ia belum selesai). Ya sudah, saya pinjamkan saja. Ketika itu, ada salah seorang teman saya yang melihatnya. Dan ia meminjam lembar jawaban saya melalui teman saya yang menyebalkan ini. Setelahnya, ia malah berterimakasih kepada teman saya yang menyebalkan ini. Padahal itu kan saya yang mengerjakan. Itu buah karya otak saya ! Saya kesal sekali. Ini tidak adil !!
Selain itu, sifatnya yang cerewet itu membuat saya kesal ! Saat itu, saya sedang mengerjakan soal logaritma (kalau tidak salah). Saya masih berpikir dan menganalisa dengan kemampuan saya. Ketika ia tiba - tiba dan terus- menerus bertanya 'Eh,nomor ini bener yang ini....ini bener yang ini...ini apa sih....bla....bla....blaaaaaaa.........!!!!!!!!!' Saya kesal karena terganggu. Saya jawab saja "BELUM !!" Dasar, cerewet sekali !! Hilang jadinya konsentrasi saya. Saya sangat terganggu selama pelajaran itu . :( Gara- gara dia !!
Dia yang mengubah saya menjadi lebih jutek, karena kelakuannya. Bukan salah saya jika saya mulai menghindarinya. Tak banyak yang bisa saya ajak sharing. Karena mereka pasti berkata "Bukannya dia orangnya baik, polos." . Itu hanya PENAMPILAN LUAR. Mereka tidak merasakan apa yang saya alami. Bahkan mungkin kesannya saya yang mengada - ada. Di puncak kekesalan saya, saya hanya bisa menangis. Menumpahkan air mata kekesalan saya. Mengapa ini semua bisa terjadi kepada saya?

Sabtu, 12 September 2009

G A L A U

Hal itulah yang daat mendeskripsikan perasaan saya sekarang . Dimulai dari kejadian kemarin . Ketika saya melihat dengan mata kepala saya sendiri , orang yang saya sayangi jalan dan berduaan dengan cwe lain . Sontak saya sangat kaget, dan ketika mereka berjalan ke arah saya, saya langsung pergi menghindarinya. Karena jika tidak, secara tidak langsung mereka telah mengejek saya. Ya, mungkin terdengar cukup sensitif, tapi saya merasakan hal itu . Cemburu ? Tentu saja!! Beberapa lama kemudian, saya pulang dengan wajah kusut dan benci. Perasaan saya sangat kacau. Saya tidak dapat berpikir jernih sejak tragedi itu. Hati saya serasa tertusuk. Sakit sekali. Saya lebih baik sakit secara fisik daripada sakit hati. Mungkin saya terlalu banyak berkorban untuknya. Saya rela menunggunya di sekolah selama 2 jam, sampai saya lelah. Padahal, seharusnya saya beristirahat di rumah karena sore harinya saya ada kegiatan ekstra. Alhasil, saat ekstra itulah saya capek sekali. Sedangkan, saya tidak memperoleh keuntungan apapun dari menungguinya itu. Hanya sekedar ungkapan cinta semata yang belum jelas tujuannya. Saya menyesal. Kecewa. Saya pernah mengorbankan waktu belajar saya demi membuka facebook dan berharap dia mengajak saya chatting. Ya, konyol sekali. Bagai pungguk merindukan bulan. Alhasil, memang hanya sesekali ia mengajak chatting. Tapi tidak berangsur lama. Itupun tidak menentu. Huh, setelah saya pikir, untuk apa saya melakukan itu semua?? Belum tentu juga saya akan bersamanya nanti. Kalau Tuhan menghendaki, tanpa saya melakukan ini semua , pasti ia akan menjadi milik saya. Tapi mungkin hal itu sulit terjadi. Kalaupun terjadi, terjadilah. Saya mulai berpikir positif. Lebih baik saya belajar daripada memikirkan pemuda sepertinya. Lebih menguntungkan. Karena tujuan utama saya pergi ke sekolah itu adalah untuk belajar, bukan berpacaran. Kalaupun Tuhan menghendaki, terjadilah. Tapi sungguh, sulit sekali untuk tidak memikirkannya....

Kamis, 03 September 2009

X.3, antara bangga dan menyesal

siang yang panas ketika tiba-tiba seorang guru memasuki kelasku (klas smentara) dan membawakan lembaran yang berisi daftar pembagian kelas tetap seluruh siswa . beberapa saat kelas mulai riuh oleh teman" ku yang juga penasaran . ketika lembaran putih itu dibacakan, dan ternyata aku mendapatkan kelas X.3 yang berada di paling tengah deretan koridor kelas X . beberapa detik setelah diumumkan, tiba" ponsel saya menerima SMS dari seorang sahabat saya di kelas lain di sekolah yang sama . perasaan saya bercampur aduk karena mengetahui saya tidak sekelas dengan teman" terdekat saya . T.Thari -hari di kelas X.3 aku jalani saja, seperti air yang mengalir . dan dari beberapa orang saya dengar" kalau kelas saya termasuk salah satu kelas unggulan (katanya) . sayapun mulai berpikir . bagaimana bisa saya mendapatkan kelas unggulan ? padahal hasil tes intelegensi saya bisa dibilang biasa - biasa saja . dan saat tes penempatan kelas pun saya hanya mempersiapkan apa adanya saja . ternyata setelah saya ketahui, teman-teman saya di kelas X.3 umumnya pintar dan sangat aktif menjawab pertanyaan guru . awalnya saya kaget, bagaimana mereka dapat berpikir secepat itu memecahkan soal yang cukup rumit . saya mulai merasa seperti ikan kecil yang berenang di arus yang deras . saya-pun mulai pesimis dengan keadaan ini.namun lama kelamaan, setelah saya bersosialisasi dengan teman - teman baru dan lebih mengetahui karakter mereka . saya mulai menyesuaikan diri di kelas baru ini . dan keaktifan mereka juga memacu semangat saya untuk semakin rajin belajar dan lebih aktif di kelas . saya mulai merasakan ada "selangkah lebih maju" dalam diri saya . rain belajar dan tidak bermalas - malasan lagi, disiplin, dan cermat mengatur waktu . mudah - mudahan kedepannya saya bisa jadi lebih baik dengan belajar dari pengalaman ini .
(nb : maaf klo bahasanya terlalu formal atau ngebosenin :D )